6 Tips Menulis Press Release Profesional untuk Media Massa

Makassar, 04 Juni 2025 – Halo, teman-teman! Pernahkah kamu mendengar istilah press release atau siaran pers? Kalau kamu bekerja di bidang komunikasi, pemasaran, atau hubungan masyarakat, pasti sudah tidak asing lagi dengan istilah ini. Press release adalah alat komunikasi resmi yang digunakan perusahaan, organisasi, atau individu untuk menyampaikan informasi penting kepada media massa dan publik.

Namun, menulis press release yang efektif dan profesional tidaklah semudah membalikkan telapak tangan. Butuh pemahaman tentang struktur, gaya penulisan, dan elemen-elemen penting yang harus ada di dalamnya. Dalam artikel ini, kita akan membahas secara lengkap dan santai bagaimana cara menulis press release yang profesional untuk media massa.

Apa Itu Press Release?

Press release adalah pernyataan resmi yang dikeluarkan oleh perusahaan atau organisasi untuk mengumumkan informasi penting kepada media massa dan publik. Tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan liputan media yang luas dan membangun citra positif. Press release biasanya digunakan untuk mengumumkan peluncuran produk baru, acara penting, pencapaian perusahaan, atau isu-isu yang relevan dengan publik.

Kenapa Press Release Itu Penting?

Press release memiliki peran yang sangat penting dalam strategi komunikasi perusahaan. Beberapa alasan mengapa press release penting antara lain:

1. Membangun Kredibilitas: Press release yang ditulis dengan baik dapat meningkatkan kredibilitas perusahaan di mata media dan publik.

2. Mendapatkan Liputan Media: Press release yang menarik dapat menarik perhatian jurnalis dan media untuk memberitakan informasi tersebut.

3. Menyampaikan Pesan Secara Efektif: Press release memungkinkan perusahaan untuk menyampaikan pesan secara langsung dan jelas kepada audiens.

4. Meningkatkan SEO: Press release yang dioptimalkan dengan baik dapat membantu meningkatkan peringkat di mesin pencari.

Stuktur Dasar Press Release

press release
Sumber: ayuraicommunicators.wordpress.com

Sebelum mulai menulis, penting untuk memahami struktur dasar press release. Berikut adalah elemen-elemen utama yang harus ada dalam press release:

1. Judul: Judul harus singkat, padat, dan menarik perhatian. Gunakan kata-kata yang kuat dan deskriptif untuk menggambarkan inti dari press release.

2. Subjudul (Opsional): Subjudul dapat digunakan untuk memberikan informasi tambahan atau penjelasan lebih lanjut tentang isi press release.

3. Tanggal dan Lokasi: Cantumkan tanggal dan lokasi tempat press release dikeluarkan.

4. Paragraf Pembuka (Lead): Paragraf pertama harus menjawab pertanyaan 5W+1H (Who, What, When, Where, Why, How) secara singkat dan jelas.

5. Isi Berita: Bagian ini menjelaskan detail informasi yang ingin disampaikan. Gunakan struktur piramida terbalik, dimulai dari informasi paling penting hingga detail tambahan.

6. Kutipan: Sertakan kutipan dari pihak terkait, seperti CEO, manajer, atau ahli, untuk memberikan perspektif dan kredibilitas.

7. Informasi Tambahan: Tambahkan data, statistik, atau informasi relevan lainnya yang mendukung isi press release.

8. Boilerplate: Paragraf singkat yang menjelaskan tentang perusahaan atau organisasi yang mengeluarkan press release.

9. Informasi Kontak: Cantumkan nama, jabatan, nomor telepon, dan alamat email untuk media yang ingin menghubungi untuk informasi lebih lanjut

Tips Menulis Press Release yang Efektif

Menulis press release yang efektif memerlukan perhatian khusus terhadap gaya penulisan dan elemen-elemen tertentu. Berikut adalah beberapa tips untuk menulis press release yang profesional:

1. Gunakan Bahasa yang Jelas dan Sederhana: Hindari penggunaan jargon atau istilah teknis yang sulit dipahami oleh audiens umum. Gunakan bahasa yang sederhana dan langsung ke inti pesan. Tujuan utama adalah agar informasi yang disampaikan mudah dipahami oleh siapa saja.

2. Fokus pada Fakta, Bukan Iklan: Press release bukanlah tempat untuk promosi berlebihan. Fokuslah pada penyampaian fakta dan informasi yang relevan. Hindari klaim yang tidak dapat dipertanggungjawabkan dan tetap objektif dalam penulisan.

3. Tempatkan Informasi Penting di Awal: Wartawan seringkali tidak memiliki banyak waktu untuk membaca seluruh press release. Oleh karena itu, pastikan informasi paling penting, seperti siapa, apa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana, disampaikan di awal press release.

4. Sertakan Kutipan yang Relevan: Menambahkan kutipan dari tokoh penting dalam organisasi dapat memberikan perspektif tambahan dan meningkatkan kredibilitas press release. Pastikan kutipan tersebut relevan dan mendukung pesan utama.

5. Gunakan Data dan Fakta Pendukung: Menyertakan data, statistik, atau informasi relevan lainnya dapat memperkuat pesan yang disampaikan dan memberikan bukti konkret kepada pembaca.

6. Akhiri dengan Call to Action (CTA): Akhiri press release dengan ajakan atau instruksi yang jelas, seperti mengunjungi situs web, menghadiri acara, atau menghubungi untuk informasi lebih lanjut. CTA membantu pembaca mengetahui langkah selanjutnya yang dapat mereka ambil.

Contoh Press Release

Untuk memberikan gambaran yang lebih jelas, berikut adalah contoh press release yang dapat dijadikan referensi: Judul: “Perusahaan XYZ Luncurkan Aplikasi Baru untuk Meningkatkan Efisiensi Bisnis UMKM”

Penutup:

Menulis press release yang efektif dan profesional bukanlah hal yang sulit jika kamu memahami tujuannya dan mengikuti struktur yang tepat. Dengan judul yang menarik, paragraf pembuka yang kuat, isi yang jelas dan informatif, serta informasi kontak yang lengkap, press release kamu akan lebih mudah diterima oleh media dan mencapai audiens yang tepat.Ingat, press release bukan hanya tentang menyampaikan informasi, tetapi juga tentang membangun citra positif dan kredibilitas perusahaan atau organisasi kamu. Dengan mengikuti panduan ini, kamu dapat menulis press release yang tidak hanya informatif tetapi juga menarik perhatian media dan publik. Selamat mencoba dan semoga sukses!

Similar Posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *